Kesehatan merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam kehidupan manusia, salah satunya adalah kesehatan gigi. Akses pemeriksaan untuk pencegahan dan pengobatan gigi masih kurang dan terbatas di berbagai wilayah, hal ini terbukti dari prevalensi penyakit gigi dan mulut di Indonesia terus bertambah. Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2018 melakukan survei dengan sampel sebanyak 300.000 rumah tangga, mencatat bahwa proporsi terbesar masalah kesehatan di Indonesia adalah penyakit gigi dan mulut dengan proporsi masalah gigi dan mulut sebesar 57,6 % dan yang mendapat pelayanan kesehatan hanya sebesar 10,2%. Perancangan aplikasi berbasis Android menggunakan metode Scrum untuk mendeteksi penyakit gigi dengan memanfaatkan kamera smartphone, yang dapat dilakukan secara mandiri sehingga dapat membantu masyarakat untuk mendiagnosis gejala awal penyakit gigi, sebelum berkonsultasi dengan dokter gigi. Hasil dari penelitian menujukkan bahwa metode Scrum dapat diimplementasikan pada aplikasi, tampilan aplikasi dapat berinteraksi dengan baik satu sama lain, dan fitur-fitur aplikasi dapat berjalan dengan baik berdasarkan hasil pengujian UI dan Black Box Testing, termasuk Compatibility Test, serta System Usability Scale (SUS) untuk memastikan bahwa keseluruhan fungsionalitas berjalan baik, dengan rata-rata nilai SUS yang diperoleh adalah 73 pada rentang API 24 hingga API 33.
- Early scanning oral disesae
- Daily treatment & medicine reminder